Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku Gelar Pangan Murah

Ambon – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku,Ir.Luthfi Rumbia, MT membuka secara langsung kegiatan Pangan Murah yang dilaksanakan pada hari Rabu (05/05/21) di kelurahan Waihaong,kecamatan Nusaniwe.

Rumbia menegaskan,hal ini untuk menindaklanjuti arahan Gubernur Maluku Murad Ismail kepada setiap instansi teknis yang terkait untuk memberikan perhatian kepada yang masyarakat yang terdampak covid-19. Terutama saat mendekati momentum lebaran yang tinggal beberapa hari lagi.

Lanjutnya, gelar “Pangan Murah” yang bertemakan Dalam rangka Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) di bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1442 H 2021 M ini sebelumnya telah dilaksanakan terlebih dahulu di beberapa titik dalam kota Ambon serta kecamatan Leihitu.

“Sebab kami pantau di seputaran sini, banyak warga yang dari segi ekonomi tidak mampu apalagi setelah Pandemi covid-19 banyak warga yang diPHK,minim pendapatan,sedangkan biaya hidup harus terpenuhi” ujar Rumbia.

“Sehingga kami ambil langkah dibuat pasar pangan murah, bekerjasama dengan pihak Bulog”

Selain itu ia menjelaskan,dalam proses kegiatan Pangan Murah, pihaknya juga tetap mengimbau kepada seluruh masyarakat agar  mematuhi protokol kesehatan yakni,menjaga jarak,mencuci tangan dan menggunakan masker demi menghindar dari penularan covid-19.

Seluruh panitia yang  bertugas juga diminta untuk mengatur jalannya kegiatan secara lancar kendati tidak menimbulkan kerumunan warga yang turut ambil bagian.

Sementara itu panitia pelaksana Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan, Riona Noya menambahkan,bahan pangan yang dijual diantaranya telur per rak Rp.30.000/rak, gula 1 kg Rp.10.000, minyak goreng 1 kg 13.000, bawang putih 1 kg Rp.20.000, bawang merah 1 kg Rp.25.000 dan beras karung besar 10 kg/Rp. 95.000.

“Ada lagi 500 paket kebutuhan pokok dijual per paket 50.000 isinya terigu 2 kg, gula 2 kg, minyak goreng 1 kg, mentega dan susu.Seperti sudah disampaikan Kadis semuanya diperuntukkan bagi warga yang kurang mampu, kiranya dapat membantu”,ungkap Noya.

Sementara itu,terlihat antuasiasme warga Waihaong yang cukup signifikan selama pelaksanaan acara yang dimulai sejak pagi hari, mereke berbondong-bondong mendatangi areal depan Masjid At Taubah,belakang kantor Dinas Ketahanan Pangan untuk mengambil kupon kemudian ditukarkan dengan paket sembako yang telah disediakan.

img-1620211132.jpg

Salah satu warga yang Waihaong, Ria, kepada awak media menuturkan bahwa dirinya, sangat bersyukur bisa memperoleh kebutuhan jelang idul Fitri dengan harga murah. Ia juga mengaku bisa terlepas dari beban dihantui bahan pangan yang mahal seperti dikeluhkan beberapa warga di daerah lain.

“Alhamdulilah,ini merupakan hal yang sangat menggembirakan dan berguna untuk memenuhi katong punya kebutuhan sambut Idul Fitri”, Ia berharap kegiatan seperti ini dapat berlangsung setiap tahun.

Sementara itu barang yang terjual untuk kebutuhan warga menurut Noya masing-masing terdiri dari telur 150 ikat, bawang merah 150 kg, bawang putih 150. Hal ini mencerminkan terdapat singkronisasi antara peran pemerintah dan masyarakat yang saling membutuhkan.

HR05

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*