Stok Pangan Maluku Sangat Aman

 

“Stok Bahan Pangan Maluku Sangat Aman, terutama untuk 3 bulan kedepan.” Tegas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, Dr. Achmad Jais Ely, S.T.,M.Si. mengawali talskhow di studio TribunAmbon.com dengan tema “Pengelolaan dan Keseimbangan Cadangan Pangan di Maluku”. Kamis, 22/06/23

Menurut beliau, peran Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku untuk menjaga Ketersediaan, Pasokan dan Distribusi Pangan selalu dilakukan dengan kerjasama lintas OPD baik dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian maupun Dinas Perhubungan, sehingga beliau menjamin ‘Kondisi Pangan Maluku Sangat Aman’, meskipun ada beberapa komoditas yang masih kurang stoknya seperti Bawang Merah dan Bawang Putih namun sudah diatasi dengan kerjasama antar daerah untuk menambah stok bawang tersebut, sehingga harganya terjaga dan inflasi dapat dihindari.

Adapun strategi – strategi yang dilakukan adalah dengan melaksanakan Arahan Presiden RI, yang ditindaklanjuti dengan Instruksi Gubernur Maluku yaitu : 1. Melaksanakan Strategi 4k yakni Menjaga dan memastikan Ketersediaan pasokan bahan kebutuhan pokok; 2. Sinergitas antar OPD terkait: Dinas Pertanian, Perikanan, Perhubungan dan PU memastikan kelancaran distribusi, Dinas Perindag dan Ketahanan Pangan memastikan ketersediaan stok kebutuhan pokok minimal sampai 6 bulan dan Dinas SDM memastikan ketersediaan stok BBM; 3. Setiap 1 OPD mencipatakan 1 inovasi yang diharapkan menekan pertumbuhan inflasi; 4. Memaksimalkan KAD (Kerjasama Antar Daerah) yang sudah dilakukan atau Kerjasama BUMN, BUMD dan Swasta dalam rangka Strategi 4K terutama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat; 5. Proaktif melakukan pemantauan harga dan stok di Pasar – pasar tradisional, ritel modern dan gudang distribusi untuk memastikan stok pangan up to date. Untuk itu, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku bersama – sama Tim Satgas Pangan Maluku selalu aktif melakukan Operasi Pasar, guna memastikan Stok dan Harga Pangan di Pasar tetap terkendali.

Selain itu beliau juga menyebutkan Program Gubernur Maluku yaitu 1 OPD 1 Desa, dimana setiap Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Maluku menangani 1 Desa dengan status miskin untuk mengintervensi langsung dengan melaksankan program/kegiatan untuk mengatasi kemiskinan pada desa tersebut. Menurut beliau jika semua kabupaten/kota ikut mengadopsi program tersebut, kemiskinan di Maluku dapat diatasi, sehingga tidak ada lagi Desa Miskin di Maluku.

Share this
Facebook
Twitter
WhatsApp

Website is Under Maintenance